Nasib Petani
Posted by ideafirst on April 4, 2008
Masih teringat waktu masih bersekolah dasar dulu, guru selalu menjelaskan bahwa negara Indonesia adalah negara agraris, atau negara pertanian. Digambarkjan bahwa sebagai negara agraris negara kita memiliki kekayaaan bidang pertanian yang luar biasa. Kesuburan tanah yang bagus, aneka ragam tanaman dapat tumbuh, dan memiliki sinar matahari sepanjang tahun sehingga membuat pertanian kita menjadi teramat unggul.
Apabila kisah guru tersebut memang begitu adanya maka sepertinya menjanjikan sebuah kemakmuran dan kebahagiaan bagi petani. Betapa tidak, apa yang digambarkan itu adalah menyangkut petani. Tanah agraris dengan kesuburan dan kekayaan pertaniaan adalah milik para petani, sehingga petanilah yang akan memanen kesejahteraan dan keberuntungan dari kekayaan pertanian tersebut.
Dilihat dari kondisi demografisnya, Indonesia memang negara pertanian. Berdasarkan data statistik tanah pertanian Indonesia meliputi ….juta Ha. atau sama dengan …% dari wilayah darat Indonesia. Dilihat dari persentase jumlah petani mencapai ….% dari jumlah penduduk Indonesia. Kemudian jika dilihat dari kontribusi hasil pertanian terhadap pendapatan negara, maka pada tahun 2007 hasil pertanian mencapai …% dari total pendapatan negara.
Data statistik di atas, tentu untuk beberapa hal sama dengan apa yang digambarkan oleh guru SD di atas. Paling tidak jumlah areal pertanian yang memang besar, jumlah petani yang juga besar. Namun demikian, data statistik tadi tidak bisa menggambarkan bahwa hasil pertanian negara kita berperan besar pada pendapatan negara.